Read more: http://farhanshare.blogspot.com/2012/09/cara-agar-artikel-blog-tidak-bisa-di_1.html#ixzz2EdPmGijv PEJUANG DAKWAH: LANDASAN DASAR KAJIAN TEORITIK

Minggu, 14 September 2014

LANDASAN DASAR KAJIAN TEORITIK

A. TIPE-TIPE KEILMUAN

Tipe- tipe keilmuan terdiri dari : Scintific, Humanistic, dan Social Scientific

1. SCIENTIFIC
Scientific memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Bersifat obyektif yang meliputi standarisasi standarisasi (memiliki patokan), reflikasi (dapat ditiru/memiliki tiruan) observasi (dapat diamati), akurasi (memiliki tingkat ketelitian dan ketepatan yang terukur
  • Tujuan Ilmu jenis scientific mengobservasi alam dan menjelaskan sesuatu seakurat mungkin.
  • Scientific berupaya memperoleh kesepakatan (konsensus) dan menghilangkan atau meminimalisir perbedaan
  • Scientific memisahkan pengamat dan obyek observasi. Pengamat (knower) berada diluar pengetahuan (known). 
  • contoh dari ilmu jenis scientific dapat dijumpai dalam ilmu-ilmu pasti (eksakta) seperti : matematika, kimia, fisika dll.
2. HUMANISTIC
Humanistic memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Humanistic merupakan ilmu yang bersifat subjektif yang mengedepankan intuisi (hati nurani), kreativitas, interpretasi (penafsiran) dan insight (berada di dalam manusia)
  • Humanistic lebih menekankan pada kreativitas individual
  • Tujuan dari ilmu Humanistic adalah memahami respon subjektif individu
  • Humanistic berupaya memahami penafsiran alternatif dari sebuah permasalahan.
  • Dalam Humanistic ilmu dianggap segabai aktivitas inhere dimana seorang peneliti dapat terlibat dalam permasalahan yang diamatinya (obyek observasi) atau ilmu itu sendiri
  • contoh dari ilmu humanistic seperti : sastra, seni dll.
3.SOCIAL SCIENTIFIC
Pada dasarnya Social Scientic merupakan perpaduan dari dua tipe keilmuan sebelumnya yang memasukan elemen-elemen scientific  dan humaniora. Social Scientific memiliki karakteristik sebagai berikut :
  • Social Scientific bertujuan untuk mengobservasi, meneliti, serta melakukan interpretasi pola perilaku manusia
  • Social Scientific berupaya membangun konsensus dari apa yang dijelaskan, diobservasi, diinterpretasi
  • Interpretasi dalam social scintific bersifat kompleks karena meneliti manusia sebagai subyek yang aktif 


B. TEORI, KONSEP DAN PERSPEKTIF 

1. KONSEP
Konsep merupakan sekelompok hal atau kegiatan yang dimasukan ke dalam sebuah teori. Salah satu tujuan pokok dari teori yakni mempresentasikan konsep-konsep yang berguna. Bagian penting 
konseptualisasi itu ialah labeling yakni mengidentifikasikan konsep kita dengan simbol (biasanya berupa bahasa). 
 
2. TEORI
Teori ialah sekumpulan prinsip, definisi yang mengorganisasikan dunia empiris secara matematis. Teori terdiri dari sejumlah konsep yang menyediakan penjelasan, pernyataan yang menjelaskan hubungan antar variabel.

3. PERSPEKTIF
Perspektif sering disebut juga paradigma, kadang juga disebut dengan mazhan pemikiran, Perspektif merupakan suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Perspektif juga dapat di definisikam sebagai situasi atau gagasan  untuk melukiskan karakteristik situasi dan memungkinkan mengambil tindakan. Spesifikasi jenis tindakan yang layak dan masuk dilakukan oleh seseorang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar